TWITTER

OPINI
LINK TERKAIT
Paket Kerta-Pasek Dinilai Serasi
Ditulis oleh : Putu Suryasih | 11 Oktober 2017 - 09:53:57 WIB

I Ketut Sudikerta dan Gede Pasek Suardika atau paket Kerta-Pasek dinilai pasangan yang serasi jika kedua figur tersebut maju sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali pada Pilgub Bali 2018 mendatang. 

Pengamat politik Luh Riniti Rahayu saat di konfirmasi di Denpasar. Minggu (8/10) kemarin membeberkan beberapa alasan, Pertama dari segi umur, Riniti menyampaikan. Pasek atau akrab di sapa (GPS) berumur lebih muda dari Sudikerta (SGB). "Pertama ya, dari umur sudah serasi , karena wakilnya lebih muda". paparnya.

Selanjutnya, lanjut Riniti, GPS merupakan politisi muda yang merakyat dan berkualitas, karena telah mempunyai konsekuen yang riil sebagai anggota DPD RI, ditambah saat ini berkiprah di politik Nasional. Demikian  pula soal rekomendasi , menurutnya, GPS tidak akan menemui kesulitan karena ada dalam Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hanura

Dari segi geopolitik masih menurut dia, GPS dinilai representasi Bali utara dan timur. Karena "kawitan" GPS di desa Tumbu, Karangasem namun lahir dan besar di Buleleng. Sedangkan SGB, representasi Bali selatan karena berasal dari Badung. Selanjutnya, dari aspek partai pengusung. Riniti menjelaskan, Golkar memiliki 11 kursi dan Hanura 1 kursi. "Sudah lebih dari cukup. Bila ada tambahan koalisi lagi, akan bertambah meyakinkan". jelasnya.

Lebih lanjut, Riniti mengungkapkan , GPS sosok muda yang merakyat, sehingga asumsinya memiliki elektabilitas tinggi di pemilih muda, sehingga menurutnya GPS paling tepat dipasangkan dengan SGB dibandingkan yang lainTerkait kemungkinan pasangan Kerta-Pasek bertarung di Pilgub Bali tahun depan. Dosen Fisip Universitas Ngurah Rai (UNR) ini menegaskan, dalam politik apapun bisa terjadi. 

Pada akun facebook @Gede Pasek Suardika, miliknya, GPS terlihat sering mengunggah "kemesraanya" dengan SGB di beberapa kegiatan. Tak hanya itu, GPS juga pernah mengunggah foto-foto yang di prediksi maju sebagai cagub seperti Wayan Koster (KBS) dan AAN Puspayoga. Walhasil postinganya itu mendapat respon yang beragam dari warga internet(Nitizen).

Sementara itu, penuturan sumber yang dekat dengan GPS mengungkapkan, mantan Ketua Komisi III  DPR RI itu juga berpeluang berpasangan  dengan AAN Puspayoga, jika PDI-P memberikan rekomendasi di Pilgub Bali 2018. " GPS kan dekat dengan kakak kandung Pak Puspayoga, yakni Cok Rat yang sama-sama anggota DPD RI. Tapi sejauh ini Pak GPS belum menentukan sikapnya karena segala sesuatunya ada aturan. Kita tunggu saja," tuutp sumbernya yang enggan namanya  dikorankan. W-009

Sumber Fajar-Bali Senin 9 Oktober 2017

JAJAK PENDAPAT
AGENDA TERBARU
STATISTIK PENGUNJUNG
  • Browser :
  • OS : Unknown Platform
  • Dikunjungi sebanyak : 57402 kali