TWITTER

OPINI
LINK TERKAIT
GPS Mendadak Dipanggil SGB, Pilgub Bali Perpeluang Tarung Segitiga
Ditulis oleh : Putu Suryasih | 13 November 2017 - 12:47:48 WIB

Skenario Koalisi Rakyat Bali (KRB) merancang tarung head to head Pilgub Bali dengan menduetkan I Ketut Sudikerta alias Sudikerta Bali Satu (SGB) dengan Ida Bagus Rai Dharmawijaya menantang jagoan PDI-P I Wayan Koster-Tjokorda Oka Ardhana Sukawati alias Cok Ace, terancam buyar. SGB dan Rai Mantra masih ngotot pada pilihan masing-masing untuk diusung sebagai calon gubernur (Cagub) Bali.

KRB yang belum genap sepekan dibentuk itu terancam buyar jika kedua kandidat itu ogah menjadi calon Bali 2. SGB tampaknya sudah siap melupakan skenario yang dirancang KRB untuk mendapuknya sebagai Cagub. Ada indikasi SGB meminang kandidat lain mendampinginya sebagai calon wakil gubernur. Hal itu ditunjukkan SGB dengan mengundang Gede Pasek Suardika (GPS) ke kediamannya, Minggu (12/9/2017) malam. Belakangan ini nama GPS memang disebut-sebut sebagai kandidat kuat pendamping SGB.

GPS tampaknya diundang mendadak oleh SBG. Sebab, ia langsung merapat ke markas SGB usai menyaksikan pertandingan sepak bola Bali United melawan Persegres Gresik United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Dalam foto pertemuan tersebut, GPS tampak hanya mengenakan Jersey Bali United berwarna hitam, kontras dengan pemampilan Sudikerta yang mengenakan pakaian adat Bali berwarna putih, lengkap dengan Udeng di kepalanya. Pertemuan itu berlangsung empat mata.

Dikonfirmasi melalui pesan whatsapp, Senin (13/11/2017) pagi, GPS mengaku pertemuan atas inisiatif SGB. “(Bertemu) Usai nonton bola BU (Bali United) Vs Persegres Gresik United kemarin malam (Minggu malam),” ujar GPS. Kendati tidak secara tegas menjawab pertemuan itu membahas duet SGB-GPS, namun wakil ketua DPP Partai Hanura ini mengakui, keduanya berbicara tentang membangun sportifitas untuk meraih prestasi di bidang politik. “Namanya orang politik dan sama-sama suka olahraga maka bicaranya membangun sportivitas demi meraih prestasi di bidang politik,” ujar GPS.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mengakui, dirinya sudah beberapa kali berdikusi dengan dengan SGB. Dikejar dengan pertanyaan apakah dirinya siap dipinang menjadi tandem SGB, GPS tak tak menjawabnya secara verbal. Namun, jawaban yang diberikan mantan Ketua Komisi III DPR RI ini bisa dimaknai sebagai permohonan restu berpaket dengan SGB, dengan menjawab pertanyaan itu dengan mengitim emotion mengatupkan kedua tangan.

Jika pada akhirnya paket SGB-GPS ini terwujud, Pilgub Bali berpeluang tarung segitiga. Sebab, kendati Golkar dan Hanura keluar dari KRB, koalisi gemuk yang menyisakan Demokrat, Gerindra, NasDem dan PKPI tetap bisa mengusung Rai Mantra. Hanya saja, Rai Mantra bisa gagal tarung Pilgub Bali jika Demokrat atau Gerindra keluar dari KRB. Dengan menyisakan Gerindra, NasDem dan PKPI, jumlah kursi ketiga partai politik itu tidak cukup untuk mengusung pasangan calon. Sebab, PAN yang sebelumnya bergabung dengan KRB dipastikan angkat kaki, sebab DPP PAN memilih mendukung paket Koster-Cok Ace. Parpol atau gabungan parpol bisa mengusung paket calon jika memiliki 20 persen kursi atau minimal 11 kursi di DPRD Bali. Hanya PDI-P dan Golkar yang bisa mengusung pasangan calon tanpa koalisi.

Peta kursi di DPRD Bali hasil Pemilu Legislatif 2014 adalah PDIP (24 kursi/43,64 persen), Golkar (11 kursi/20 persen), Demokrat (8 kursi/14,54 persen), Gerindra (7 kursi/12,72 persen), Nasdem (2 kursi/3,64 persen), Hanura (1 kursi/1,82 persen), PAN (1 kursi/1,82 persen) dan PKPI (1 kursi/1,82 persen).

Sumber :

https://www.posbali.id/gps-mendadak-dipanggil-sgb-pilgub-bali-perpeluang-tarung-segitiga/


JAJAK PENDAPAT
AGENDA TERBARU
STATISTIK PENGUNJUNG
  • Browser :
  • OS : Unknown Platform
  • Dikunjungi sebanyak : 58669 kali