TWITTER

OPINI
LINK TERKAIT
Dharma-Kerta Tarik Ulur, Kerta-Pasek Muncul Lagi
Ditulis oleh : Putu Suryasih | 29 Desember 2017 - 18:17:04 WIB

Setelah sempat tenggelam oleh tarik ulur paket calon yang digadang-gadang Koalisi Rakyat Bali (KRB), yakni IB Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta (Dharma-Kerta) atau Kerta-Dharma, kini paket Ketut Sudikerta-Gede Pasek Suardika (Kerta-Pasek), muncul kembali. Paket ini bahkan rencananya akan dideklarasikan pada, Jumat (29/12) besok.

"Berita-berita, spanduk, baliho ataupun viral di sosial media itu hoax,"tegas Korda Bali DPP Hanura, I Wayan Adnyana usai menggelar pertemuan dengan Sudikerta di Sector Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar Selatan, Rabu (27/12) siang, Sudikerta, Lanjut Adnyana, tetap akan maju sebagai cagub.

"Klaim yang menyatakan telah final paket Dharma-Kerta, semua itu tidaklah benar adanya, karena ternyata Sudikerta sama sekali tidak pernah memberikan persetujuan. Bahkan berita dan baliho itu dibuat tanpa seizinnya," cerita Adnyana. Bahkan pada, Jumat (29/12), Sudikerta akan dideklarasikan sebagai cagub Bali. 

"Dari pertemuan tadi, kami menyepakati yang namanya Koalisi Bali Dwipa Jaya (KBDJ) akan dideklarasikan pada tanggal 29 Desember 2017. Hal ini dilakukan untuk menepis isu bahwa telah final paket Dharma-Kerta yang diusung oleh Koalisi Rakyat Bali (KRB), " kata Adnyana berapi-api.

Kata Adnyana, pada kesempatan pertemuan itu Sudikerta menyampaikan bahwa dirinya sejak awal sudah jatuh hati dengan Gede Pasek Suardika alias GPS dan ingin berpaket, walau karena menghormati dan menjalankan prosedur Partai Golkar, dirinya tetap mengajukan 3 kandidat yang diusulkan ke DPP Golkar sebagai Cawagub. "Tetapi Sudikerta tidak pernah pindah ke lain hati, apalagi menganggap GPS sebagai pecadang kuang," jelas Adnyana.

Dalam pertemuan kemarin juga dihadiri Sekretaris DPD Hanura Bali, Gede Wirajaya Wisna dan Bendahara Partai Perindo Bali I Gede Arya Budiman, dan Tim Hukum Sudikerta Togar SItumorang, Koalisi Bali Dwipa Jaya sendiri terdiri dari Partai Golkar, Hanura dan Perindo. Namun pihaknya tetap akan membangun komunikasi dengan partai lain untuk bisa mendukung dan bergabung dalam Koalisi Bali Dwipa Jaya.

"kami tetap terbuka untuk menjalin kerjasama dengan partai lain yang bersamaan visinya untuk membangun Bali Dwipa jaya" tegas Adnyana. Rencananya, deklarasi dilakukan di Rumah Aspirasi Sudikerta. Kemudian dilanjutkan dengan nunas waranugraha dengan melakukan tirtayatra ke beberapa Pura di Bali pada tanggal 3 Januari 2018.

Lebih lanjut Adnyana menyampaikan bahwa baik Hanura maupun Perindo akan segera berkoordinasi dengan DPP Partai masing-masing untuk mengajukan rekomendasinya.

Disinggung tanggapan GPS, Adnyana menyampaikan bahwa sudah mengkomunikasikan hal tersebut dengan GPS. GPS akan segera membahas dengan Ketum DPP Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) untuk rekomendasi koalisi Golkar-Hanura yang mengusung paket Sudikerta berpasangan dengan kader terbaik Hanura.

Sumber :

 Nusa Bali Kamis 28 Desember 2017

JAJAK PENDAPAT
AGENDA TERBARU
STATISTIK PENGUNJUNG
  • Browser :
  • OS : Unknown Platform
  • Dikunjungi sebanyak : 71651 kali