TWITTER

OPINI
LINK TERKAIT
DPD RI Pasek Suardika Sayangkan Anggaran Pilkada Bali belum Cair Rp 30 Miliar
Ditulis oleh : Putu Suryasih | 26 Juni 2018 - 16:02:49 WIB

Anggota Komite I DPD (Dewan Perwakilan Daerah) RI, Gede Pasek Suardika menyayangkan belum cairnya anggaran Pilkada Bali sebesar Rp 30 miliar, padahal pencoblosan sudah didepan mata. Hal tersebut menurutnya, menjadi satu-satunya kasus dari 71 daerah se- Indonesia yang menggelar Pilkada.

"Permasalahan ini justru karena ulah beberapa anggota DPRD Bali yang karena tidak memahami pola kerja teknis Pemilu dengan baik, sehingga berbuntut pada kasus anggaran Pilkada sebesar Rp 30 miliar yang belum cair, " ungkap Pasek, saat Komite I DPD RI memantau sejumlah persiapan menjelang pemungutan suara di Kantor KPU Bali, Renon Denpasar, Senin (25/6).

Dikatakan, tarik ulur terkait anggaran tersebut seharusnya tidak terjadi karena uang yang digunakan adalah uang rakyat dan yang sedang melaksanakan pesta demokrasi adalah rakyat. Pasek khawatir persoalan tersebut dapat mempengaruhi proses demokrasi yang sedang berjalan.

"Kalau khawatir dana tersebut akan digelapkan, ayo kita awasi bersama. Ada banyak lembaga pengawas yang akan memantau terkait penggunaan dana tersebut, jika dikorupsi ya tinggal di KPK kan saja. Kalau seperti ini, ini tidak benar," ucapnya tegas.

Sementara itu, anggota KPU Bali, Wayan Jondra mengharapkan agar tahapan pungut hitung pilkada serentak di Pulau Dewata dapat berjalan dengan lancar dan damai, serta masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya dengan bertanggung jawab. "Masyarakat juga harus paham, untuk memilih tidak cukup hanya membawa C6, tetapi harus bawa KTP elektronik ataupun surat keterangan perekaman, sehingga dalam proses pungut hitung bisa berjalan lancar," ujarnya didampingi anggota KPU Bali lainnya yakni Kadek Wirati dan Ni Putu Ayu Winariati.

Ditambahkan, meskipun anggaran Pilkada Bali masih belum cair sebesar Rp 30 miliar, Jondra memastikan anggaran yang tersisa masih cukup digunakan memenuhi kebutuhan hingga tahap pemungutan suara dan rekapitulasi hasil pilkada. "Namun honor untuk petugas belum bisa diberikan. Dan dana setelah proses pencoblosan yang masih belum tersedia," tungkasnya.

Sumber :

Bisnis Bali Selasa, 26 Juni 2018

JAJAK PENDAPAT
AGENDA TERBARU
STATISTIK PENGUNJUNG
  • Browser :
  • OS : Unknown Platform
  • Dikunjungi sebanyak : 68826 kali