TWITTER

OPINI
LINK TERKAIT
Bakal Kumpulkan Seluruh Calon DPD RI
Ditulis oleh : Putu Suryasih | 10 September 2018 - 08:13:42 WIB

 Jejak Politik Gede Pasek Suardika (GPS) di Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI kian moncer. Setelah sebelumnya dua kali dipercaya sebagai Ketua Panitia Perancang Undang-Undang (PPUU) dan sekali Ketua Badan Kehormatan (BK), akhir Agustus lalu, GPS dipercaya menduduki alat kelengkapan Panitia Urusan Legislasi Daerah (PULD) melalui dua tahapan pemilihan. Kepanitiaan ini merupakan imbas dari UU tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (MD3).

Dengan demikian, jabatan anggota DPD RI kedepan semakin prestisius, karena DPD memiliki wewenang tambahan untuk melakukan pemantauan dan evaluasi rancangan peraturan daerah dan perda. Untuk memberikan pemahaman awal, ia berencana mengundang seluruh calon anggota DPD daerah pemilihan provinsi Bali dalam waktu dekat ini. "Sedang kita persiapkan," kata GPS di Denpasar, Sabtu (8/9).

Kewenangan tersebut, lanjut GPS, mengharuskan DPD RI menata ulang kelembagaannya. Salah satunya dengan membentuk panitia urusan legislasi daerah. "Panitia ini mempunyai tanggung jawab menjalankan amanat UU MD3, yaitu melakukan pemantauan dan evaluasi Ranperda dan Perda. Minggu lalu dilakukan pemilihan dan astungkara saya dipilih sebagai ketua untuk merintis lembaga ini, ini merupakan kepercayaan kepada politisi Bali," tutur putra dari Kapten Purn (Pol) I Komang Alit tersebut.

Tugas dan tanggung jawab baru tersebut menjadi sebuah tantangan besar bagi Pasek yang akan mengakhiri masa jabatannya tahun depan. "Mudah-mudahan apa yang kami siapkan ini bisa bermanfaat kedepan, khususnya untuk hubungan harmonis antara legislasi nasional dan daerah. Karena ada ribuan perda yang masih bertabrakan dengan ketentuan di atasnya, untuk itu harus ada yang mengawasi, menata dan memandu agar kedepannya tidak ada lagi," tukas pria asal Singaraja tersebut.

Mekanismenya sedang ditata dengan baik agar terbangun 'soft' komunikasi meskipun ada pewenangan untuk mengawasi dan evaluasi, sehingga terjalin hubungan yang harmonis antara pembuat UU di pusat dan di daerah. Termasuk bagi masyarakat yang merasa kepentingannya belum terakomodir dalam perda tersebut, bisa mendatangi DPD RI untuk menyampaikan aspirasi dan akan dijembatani.

Dikatakan karena hal tersebut merupakan kewenangan baru, memang terasa agak berat sehingga ia memberi kesempatan dan akan mengundang mereka yang mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI dalam pemilu legislatif mendatang untuk memberikan masukan dan berbagi terkait kewenangan tersebut. "Karena saya tidak mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI lagi, maka saya akan menyampaikan hal ini kepada para calon DPD RI agar ketika sampai di Senayan, mereka sudah tahu apa yang harus dilakukan," tandasnya yang mengaku akan maju ke DPR RI.

Pasek berharap para anggota DPD RI yang nantinya akan terpilih dapat menunjukkan kiprahnya, sehingga politisi asal Bali dapat berperan lebih dan memiliki posisi tawar untuk lebih memperjuangkan Bali.

Sumber :

Fajar Bali Senin, 10 September 2018 Halaman 12

JAJAK PENDAPAT
AGENDA TERBARU
STATISTIK PENGUNJUNG
  • Browser :
  • OS : Unknown Platform
  • Dikunjungi sebanyak : 74479 kali